Kamis, 05 Mei 2005

MATERI 5

MATERI 5

PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan mahasiswa akan dapat:
• Mengetahui dan menyebutkan garis-garis besar kebijakan, peraturan dan prinsip-prinsip dalam pengembangan kurikulum pendidikan di Indonesia, sesuai dengan Undang-Undang Sisdiknas NO. 20 Tahun 2003
• Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan kerangka dasar yang digunakan sebagai acuan dalam pengembangan kurikulum di Indonesia

KURIKULUM PENDIDIKAN DI INDONESIA
GARIS BESAR KEBIJAKAN, PERATURAN DAN PRINSIP

Kebijakan Pengembangan Kurikulum di Indonesia Berkaitan Dengan Standar Isi Dan Standar Kompetensi Lulusan
Undang-Undang No 20. Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Memerintahkan adanya:
1. Standar Nasional Pendidikan
2. Badan Standar Nasional Pendidikan

Standar Pendidikan Nasional
Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum NKRI; terdiri atas
1. Standar isi
2. Standar Sarana & Prasarana
3. Standar proses
4. Standar Pengelolaan
5. Standar Kompetensi lulusan
6. Standar Pembiayaan, dan
7. Standar Tenaga Kependidikan
8. Standar Penilaian Pendidikan

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Adalah badan mandiri dan independen
Tugas: mengembangkan, memantau pelaksanaan, dan mengevaluasi standar nasional pendidikan.
Bertanggungjawab pada Mendiknas
Anggota BSNP adalah ahli-ahli bidang psikometri, evaluasi pendidikan, kurikulum dan manajemen pendidikan
Masa bakti anggota BSNP adalah 4 tahun

Standar Isi (SI)
ž Kerangka dasar
ž Struktur Kurikulum
ž Beban Belajar
ž Kalender Pendidikan
ž Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)


Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik
Meliputi standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan, kelompok mata pelajaran dan mata pelajaran

Kerangka Dasar
ž Cakupan Kelompok Mata Pelajaran
ž Prinsip Pengembangan Kurikulum
ž Prinsip Pelaksanaan kurikulum

Cakupan Kelompok Mata Pelajaran terdiri atas:
1. Kelompok Mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2. Kelompok Mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
4. Kelompok mata pelajaran estetika
5. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan

Prinsip Pengembangan Kurikulum:
• Berpusat pd potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannyaBeragam dan terpadu
• Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
• Relevan dengan kebutuhan kehidupan
• Menyeluruh dan berkesinambungan
• Belajar sepanjang hayat
• Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Prinsip Pelaksanaan Kurikulum:
1. Peserta didik memperoleh pelayanan yang bermutu dan memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan
2. Menegakkan 5 pilar belajar, yaitu: beriman dan bertaqwa kpd Tuhan YME, belajar utk memahami & menghayati, belajar utk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, belajar utk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan belajar utk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yg aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan
3. Memperoleh pelayanan utk perbaikan, pengayaan dan/atau percepatan sesuai dg potensi dan tahap perkembangan dan kondisi perkembangannya dg tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi yang berdimensi keTuhanan, keindividuan, kesosialan dan moral
4. Hubungan peserta didik dan pendidik yg saling menerima & menghargai, akrab, terbuka, & hangat dg prinsip “tut wuri handayani, ing madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada”
5. Menggunakan pendekatan multistrategi dan multi media, sumber belajar dan teknologi yg memadai, memanfaatkan lingkungan sekitar sbg sumber belajar dg prinsip” alam takambang jadi guru”
6. Mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan daerah utk keberhasilan pendidikan dg muatan seluruh bahan kajian secara optimal
7. Diselenggarakan dlm keseimbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan

Struktur Kurikulum:
Struktur Kurikulum Pendidikan Umum yang terdiri atas:
1. Struktur Kurikulum SD/MI
2. Struktur Kurikulum SMP/MTs
3. Struktur Kurikulum SMA/MA
4. Struktur Kurikulum SMK/MAK
5. Struktur Kurikulum Pendidikan Khusus
6. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar masing-masing mata pelajaran di masing-masing satuan pendidikan.

TUGAS INDIVIDU:
Siapkan 2 (dua) pertanyaan yang terkait dengan materi 5

Minggu, 04 April 2004

MATERI 4

MATERI 4
PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan mahasiswa akan dapat:
• Mengetahui dan menyebutkan tujuan, prinsip-prinsip, materi pelajaran, strategi dan evaluasi pembelajaran pada tiap ranah pembelajaran dalam pendidikan jasmani
• Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan keterkaitan antara tujuan, prinsip-prinsip, materi pelajaran, strategi dan evaluasi pembelajaran pada tiap ranah pembelajaran dalam pendidikan jasmani

HUBUNGAN ANTARA TUJUAN, PRINSIP-PRINSIP, MATERI PELAJARAN, STRATEGI DAN EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN JASMANI
RANAH FISIK
Tujuan pembelajaran ranah fisik adalah membentuk dan meningkatkan:
1. Kekuatan otot
2. Daya tahan otot
3. Daya tahan kardiovaskular
4. Flexibilitas

Prinsip-prinsip dalam pembelajaran ranah fisik:
1. Jenis dan derajat perubahan fisiologis ditentukan oleh 3 variabel: intensitas, durasi, dan repetisi
2. Jml waktu dan intensitas kerja tergantung pd status individual
3. Setiap jenis cab. OR memerlukan tingkat kesegaran jasmani yg berbeda
4. Pemilihan, rancangan dan pelaksanaan program harus berdasar pada:
a. Apakah program ini akan mampu mencapai tujuan yg telah ditetapkan?
b. Apakah tidak bertentangan dg prinsip mekanika?
c. Kelompok sendi dan otot apa saja yang terlibat?
d. Bagaimana dg intensitas dan tingkat kesulitannya, dilihat dari kemampuan individual?

Materi pelajaran:
1. Latihan umun
2. Latihan spesifik

Strategi pembelajaran, di antaranya adalah:
1. Circuit Training
2. Interval Training
3. Weight Training
4. Weight Lifting
5. Isometrics
6. Calisthenics

Evaluasi, di antaranya adalah:
1. Pull-ups
2. Sit-ups
3. Chest lift
4. Leg lift
5. Squat thrust
6. Standing broad jump
7. 600 yard run-walk
8. 9½ minute run
9. Step test
10. 50 yard dash
11. Shuttle run

RANAH PSIKOMOTOR
Tujuan pembelajaran ranah psikomotor adalah membentuk dan meningkatkan:
1. Persepsi motorik
2. Gerak dasar
3. Keterampilan gerak dan tari

Prinsip-prinsip dalam pembelajaran ranah psikomotor:
1. Siswa hrs diberi kesempatan utk berkembang sesuai dg kemampuannya sendiri
2. Hrs ada kesempatan bagi siswa utk memperluas atau memperdalam pembelajaran
3. Semaksimal mungkin memanfaatkan sumber2 pembelajaran
4. Setiap siswa hrs terlibat dan aktif terus menerus
5. Belajar tidak hrs dibatasi oleh jadwal kelas yg baku
6. Waktu yg dibutuhkan utk pembelajaran gerak tidak sama antara siswa yg satu dg yg lain
7. Tingkat penguasaan keterampilan hrs ditentukan sendiri oleh siswa

Materi pelajaran:
1. Aktivitas pengembangan
2. Aktivitas gerak dasar
3. Aktivitas uji diri
4. Aktivitas permainan
5. Aktivitas kelompok
6. Aktivitas individu
7. Aktivitas tari-ritmik
8. Aktivitas dalam air
9. Aktivitas pendidikan di luar sekolah

Strategi pembelajaran, di antaranya adalah:
1. Ceramah
2. Drill
3. Information processing
4. Humanistik
5. Belajar Tuntas
6. Analisis sistem
7. Competency based
8. Pengarahan oleh guru
9. Tugas individual
10. Penemuan terbimbing
11. Eksplorasi gerak
12. Komando

Evaluasi, di antaranya adalah:
1. Tes keterampilan
2. Skala lajuan
3. Tes kebugaran motorik
4. Tes persepsi motori

RANAH KOGNISI

Tujuan pembelajaran ranah kognisi adalah membentuk dan meningkatkan:
1. Pengetahuan
2. Fakta
3. Informasi
4. Keterampilan dan kemampuan intelektual

Prinsip-prinsip dalam pembelajaran ranah kognisi:
Mencakup upaya pengembangan kognisi, yang terdiri dari 6 tingkat belajar:
1. Pengetahuan
Pemahaman
Aplikasi
Analisis
Sintesis
Evaluasi

Materi pelajaran:
1. Peraturan permainan
2. Pedoman keselamatan
3. Etika permainan
4. Istilah-istilah
5. Strategi
6. Pengaruh aktivitas
7. Opini
8. Isu-isu dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan

Strategi pembelajaran, di antaranya adalah:
1. Perintah
2. Tugas
3. Penemuan terbimbing
4. Penguasaan
5. Tugas individual
6. Information processing
7. Ekplorasi gerak
8. Pengarahan
9. Contracting

Evaluasi, di antaranya adalah:

1. Tes tertulis
2. Observasi
3. Penemuan terbimbing
4. Skala lajuan


RANAH AFEKSI

Tujuan pembelajaran ranah afeksi adalah membentuk dan meningkatkan:
Respons yang sehat terhadap aktivitas fisik, yang diupayakan untuk dicapai melalui
1. Aktualisasi diri
2. Rasa percaya diri
3. Pengenalan diri sendiri

Prinsip-prinsip dalam pembelajaran ranah afeksi:
Latar pembelajaran yang dirancang hrs mampu memberikan peluang bagi siswa untuk:

1. Menerima
2. Merespons
3. Mengidentifikasi nilai-nilai
4. Mengorganisasi nilai-nilai
5. Berinteraksi

Materi pelajaran:
1. Reaksi positif
2. Apresiasi
3. Menyenangkan
4. Body self-awareness
5. Tingkat aspirasi
6. Persepsi diri
7. Perasaan
8. Penyesuaian sosial
9. Klarifikasi nilai-nilai
10. Sikap
11. Sportmanship

Strategi pembelajaran, di antaranya adalah:
1. Modeling
2. Simulasi permainan
3. Role playing
4. Klarifikasi nilai-nilai
5. Eksplorasi gerak

Evaluasi, di antaranya adalah:
1. Perilaku sosial
2. Tes kepribadian
3. Inventori perilaku
4. Daftar cek
5. Skala sikap
6. Skala konsep diri

TUGAS 4, DITULIS, SERAHKAN PADA TATAP MUKA BERIKUT
genap:
Rumuskan masing-masing 2 bentuk kegiatan, baik yang bentuknya sudah baku atau hasil modifikasi atau kreasi sendiri, untuk mencapai tujuan pembelajaran ranah fisik dan ranah afeksi. Kegiatan tersebut hendaknya sesuai/relevan dengan tujuan, prinsip-prinsip, materi pelajaran, strategi dan evaluasi pembelajaran dalam pendidikan jasmani
ganjil:
Rumuskan masing-masing 2 bentuk kegiatan, baik yang bentuknya sudah baku atau hasil modifikasi atau kreasi sendiri, untuk mencapai tujuan pembelajaran ranah psikomotor dan ranah kognisi. Kegiatan tersebut hendaknya sesuai/relevan dengan tujuan, prinsip-prinsip, materi pelajaran, strategi dan evaluasi pembelajaran dalam pendidikan jasmani